Rabu, 02 Sep 2026
  • Selamat Datang di Website Resmi SMP Negeri Mirqan. Website masih dalam tahap Pengembangan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Perayaan Keagamaan Pertama SMP Negeri Mirqan : Guru Kompak, Siswa Dilibatkan Sejak Persiapan

LUWUK SELATAN — SMP Negeri Mirqan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Jumat (28/8/2026). Digelar secara sederhana di ruang Laboratorium Komputer pada pagi hari, kegiatan tersebut menjadi momentum perayaan keagamaan pertama sejak sekolah yang berada di Halimun, Luwuk, itu resmi dibuka pada Juli 2026.

Meski berlangsung sederhana, peringatan Maulid Nabi di SMP Negeri Mirqan menunjukkan semangat kolaborasi yang kuat di antara para guru. Dengan gerak cepat dan persiapan yang dilakukan secara bersama-sama, kegiatan keagamaan tersebut dapat terlaksana dalam waktu relatif singkat tanpa mengurangi makna peringatan.

Menariknya, kegiatan tidak hanya menjadi agenda guru dan sekolah. Para siswa mendapat ruang untuk mengambil bagian dalam berbagai rangkaian acara. Mulai dari menjadi pembawa acara (MC), pembaca Kalam Ilahi, saritilawah, hingga menyampaikan laporan sebagai ketua panitia.

Pelibatan siswa tersebut merupakan bagian dari komitmen SMP Negeri Mirqan untuk menjadikan setiap kegiatan sekolah sebagai ruang belajar. Para siswa tidak hanya ditempatkan sebagai peserta, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mengambil peran dan bertanggung jawab terhadap jalannya kegiatan.

Bagi sekolah, pengalaman tampil di depan umum merupakan bekal penting bagi siswa. Melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan, siswa diharapkan semakin terbiasa berbicara, memimpin, bekerja sama, serta tampil percaya diri di hadapan orang lain.

Kepala SMP Negeri Mirqan, Suparman Tampuyak, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama dan kolaborasi yang dibangun para guru sehingga peringatan Maulid Nabi dapat terlaksana dengan baik.

Ia menilai kekompakan dan kesigapan guru menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun budaya sekolah yang baru tumbuh.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut menghadirkan Ustad Romiansa, M.Pd.I.,Gr. sebagai pembawa hikmah Maulid. Kehadiran penceramah diharapkan memberikan penguatan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh warga sekolah.

Bagi SMP Negeri Mirqan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni keagamaan. Peringatan Maulid menjadi bagian dari upaya membangun karakter siswa melalui pengalaman nyata, sekaligus memperkuat budaya kebersamaan di lingkungan sekolah.

Sekolah yang baru berdiri tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan waktu dan fasilitas bukan alasan untuk menunda kegiatan yang memiliki nilai pendidikan. Dengan kolaborasi, gerak cepat, dan pembagian peran yang baik, para guru SMP Negeri Mirqan mampu menggerakkan seluruh unsur sekolah untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan.

Semangat tersebut menjadi modal penting bagi SMP Negeri Mirqan dalam membangun tradisi sekolah:

guru bergerak bersama, siswa diberi ruang untuk berperan, dan setiap kegiatan menjadi pengalaman belajar yang bermakna.

KELUAR