LUWUK SELATAN, 30 Juli 2026 – Semangat demokrasi dan inovasi teknologi berpadu dalam pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri Mirqan Masa Bakti 2026–2027 yang digelar pada Kamis (30/7). Berbeda dari pemilihan OSIS pada umumnya, seluruh proses pemungutan suara dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi e-voting yang dirancang oleh guru SMP Negeri Mirqan, Bapak Slamet Wiyono.
Sejak siang hari, para siswa mengikuti tahapan pemungutan suara dengan tertib. Setiap peserta didik terlebih dahulu menerima kartu login yang berisi username dan password pribadi sebagai akses menuju sistem pemungutan suara. Setelah berhasil masuk ke aplikasi, layar laptop menampilkan lima kandidat Calon Ketua OSIS yang siap dipilih secara langsung oleh para pemilih.
Penggunaan aplikasi digital tersebut memberikan pengalaman baru bagi seluruh siswa. Banyak di antara mereka mengaku sangat antusias karena untuk pertama kalinya mengikuti proses pemilihan ketua OSIS dengan sistem elektronik yang modern, praktis, dan transparan.
“Seru sekali karena baru pertama kali memilih secara online. Rasanya seperti mengikuti pemilu sungguhan, tetapi menggunakan teknologi digital,” ungkap salah seorang siswa usai memberikan hak suaranya.
Keunggulan sistem e-voting semakin terasa ketika proses pemungutan suara selesai. Seluruh siswa kemudian berkumpul menyaksikan penghitungan suara cepat (quick count) yang ditampilkan secara langsung melalui smartboard sekolah. Dalam hitungan detik, hasil perolehan suara dari seluruh pemilih dapat diketahui tanpa harus melalui proses penghitungan manual.
Suasana ruangan pun dipenuhi decak kagum para siswa yang menyaksikan bagaimana teknologi mampu mempercepat proses rekapitulasi suara secara akurat dan transparan.
Berdasarkan hasil penghitungan cepat, Sultan Prawira Putra dari kelas VII A berhasil memperoleh suara terbanyak dengan persentase 50,87 persen, sehingga unggul dalam pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri Mirqan Masa Bakti 2026–2027.
Pelaksanaan pemilihan ini menjadi salah satu tonggak penting bagi SMP Negeri Mirqan yang baru memulai perjalanan sebagai sekolah baru dengan peserta didik angkatan pertama yang seluruhnya berasal dari kelas VII. Meski demikian, sekolah tetap berkomitmen membangun budaya organisasi sejak dini melalui pembentukan kepengurusan OSIS.
Keberadaan OSIS diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta partisipasi aktif siswa dalam setiap kegiatan kesiswaan. Dengan terlibat langsung sebagai pengurus organisasi, para siswa akan memperoleh pengalaman berharga yang tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan sosial sebagai bekal di masa depan.
Melalui penerapan teknologi digital dalam proses demokrasi sekolah, SMP Negeri Mirqan menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan sekaligus membekali peserta didik dengan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan zaman. Pemilihan Ketua OSIS berbasis e-voting ini menjadi bukti bahwa transformasi digital dapat diterapkan secara nyata untuk menciptakan proses yang lebih efektif, efisien, transparan, dan menarik bagi generasi muda.