LUWUK SELATAN — Belajar tidak berhenti ketika bel pulang sekolah berbunyi. Semangat untuk terus belajar justru menjadi bagian dari budaya yang sedang dibangun di SMP Negeri Mirqan melalui Komunitas Belajar (Kombel) yang rutin dilaksanakan setiap Senin sepulang sekolah.
Senin, 21 September 2026, kegiatan Kombel SMP Negeri Mirqan menghadirkan Shinta Ria S. Hadji, S.Pd., Gr., atau yang akrab disapa Bu Shinta, sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, Bu Shinta membawakan materi bertajuk “Optimalisasi Pembelajaran Interaktif melalui Perpaduan Platform ChatGPT dan Canva.” Kegiatan berlangsung dalam suasana yang interaktif dan aplikatif. Para guru tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga diajak mencoba secara langsung bagaimana mengintegrasikan berbagai platform digital untuk mendukung proses pembelajaran di kelas.
Salah satu praktik yang diperkenalkan adalah pembuatan game interaktif sederhana yang dapat dimanfaatkan sebagai asesmen formatif. Melalui pendekatan tersebut, proses evaluasi pembelajaran dapat dikemas dengan lebih menarik, menyenangkan, dan tidak monoton. Bagi Bu Shinta, pemanfaatan teknologi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan bagaimana teknologi dapat digunakan secara tepat untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Kreativitas dan eksplorasi teknologi memang telah menjadi bagian dari praktik pembelajaran Bu Shinta. Ia terus mencoba berbagai pendekatan, aplikasi, dan media digital untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi murid-muridnya. Berbagai pengalaman tersebut kemudian dibagikan kepada rekan-rekan guru. Tidak hanya melalui kegiatan Kombel, tetapi juga dalam berbagai kesempatan informal, termasuk diskusi dan obrolan santai di ruang guru.
“Berbagi praktik baik” menjadi salah satu semangat yang tumbuh dalam kegiatan Kombel SMP Negeri Mirqan. Guru tidak hanya menjadi pembelajar, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menjadi narasumber dan berbagi pengalaman berdasarkan praktik nyata yang telah dilakukan di kelas. Kegiatan Kombel ini menjadi ruang bersama bagi para guru untuk belajar, mencoba, berbagi, merefleksikan praktik pembelajaran, dan tumbuh bersama. Setiap pertemuan diharapkan dapat menghadirkan pengetahuan maupun keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam pembelajaran.
Bagi SMP Negeri Mirqan sebagai sekolah yang mengembangkan ekosistem pembelajaran berbasis digital, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara kreatif dan bermakna. Budaya belajar yang dibangun melalui Kombel diharapkan terus tumbuh dan mengakar di lingkungan SMP Negeri Mirqan. Sebab, transformasi pembelajaran tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi juga guru-guru yang memiliki kemauan untuk terus belajar, berinovasi, dan berbagi.